Hana, Gadis Misterius di Mimpiku

Aku menyusuri taman yang di penuhi bunga yang bermekaran. Disaat aku asyik berjalan, aku nelihat seorang gadis dengan gaun merah mudanya, dengan rambut sampai pinggang yang ia biarkan tergerai. Aku mencoba menyapanya “Hai.. Sedang apa kau di sini?” Sapaku. Ia hanya terdiam, lalu aku mencoba menyapanya kembali. “Haii. Apa kau nendengarku?”
“Bangunlah dan bersiap ke kampusmu. Matahari mulai tinggi, apa kau ingin terlambat hari ini?” Aku heran dengan apa yang ia ucapkan. Lalu aku tersadar, yang berkata tadi bukanlah gadis itu, tetapi ibuku
Namaku Andre, seorang mahasiswa semester 4, aku kuliah di salah satu universitas di kotaku.. Entah kenapa, aku jadi teringat dengan gadis yang ada di mimpiku.
Sebelum pulang ke rumah, aku mampir dulu di perpustakaan kota untuk mengembalikan buku yang aku pinjam 2 hari yang lalu. aku melihat seorang gadis dengan rambut sampai pinggang yang ia biarkan tergerai. Aku jadi teringat dengan gadis di mimpiku semalam. Gadis itu lalu pindah mencari buku di dekatku. Gadis itu terseyum padaku lalu meraih sebuah buku, lalu meninggalkan ku sendiri.. ‘Cantik juga tuh cewek’ gumamku..
Aku tiba di sebuah toko ice cream yang terlihat sepi. Aku memasuki ruangan-ruangan yang ada di toko ini, tak ada yang aneh. Aku kembali ke ruang utama tadi, tapi aku kembali melihat seorang gadis, dengan baju biru yang menempel di tubuhnya, dengan rambut panjangnya yang ikat rapi. Ya, gadis itu, gadis yang ada di mimpiku sebelumnya.Malam ini malam minggu, ya, malam untuk bersuka ria bagi para remaja sepertiku. Tapi malam ini hujan sangat deras, aku lebih memilih untuk menghabiskan malam dengan membaca buku. Aku jadi teringat dengan gadis di perpustakaan tadi.
“Sedang apa, nak?” Tanya ibuku yang membuatku kaget..
“Ahh ibu. Bikin kaget saja!” Kataku pada ibuku. “Apa ada yang kamu fikirkan?” Tanya ibuku. “Tidak ada bu. Masuk yuk bu.. Udaranya dingin” Aku menggandeng tangan ibuku untuk masuk ke rumah..
“Siapa kau?” Tanyaku. “Aku gadis yang ada di mimpimu sebelumnya” “ya, aku tahu. Tapi kau siapa?” Tanyaku penasaran. “Nikmati ice cream yang telah aku siapkan khusus untukmu. Semoga kau nenyukainya” ucapnya lalu pergi meninggalkanku.
Adzan subuh membangunkanku dari mimpiku. Setelah shalat subuh, aku mandi dan sarapan, lalu melakukan aktivitas rutinku setiap minggu pagi, yaitu lari pagi. Saat sampai di ujung kompleks, aku beristirahat sebentar di sebuah kursi. Aku melihat gadis di perpustakaan kemarin, ia mendekat dan duduk di sampingku.
“Kamu cewek di perpustakaan kemarin, kan?” Tanyaku
“Iya, namaku Hana, kamu?” Ucapnya
“Aku Andre. Kamu tinggal di mana?” “Di dekat sini” jawabnya.
Entah mengapa orang-orang di sekitarku menatapku dengan tatapan aneh. Aku menyerngitkan dahi.
“Ndre, aku duluan ya” Pamit Hana lalu pergi.
“Nak? Kamu masih waras kan?” Tanya seorang ibu-ibu yang sedari tadi memperhatikanku.
“I..iya bu. Emang kenapa?” Tanyaku heran
“Lalu mengapa kamu berbicara sendiri seperti orang gila?” “Tadi saya ngomong sama teman saya, bu. Masa saya ngomong sendiri?” Ucapku
“Tapi jelas-jelas kamu tadi bicara sendiri!” Ujarnya
“Terserah ibu saja. Saya mau pulang dulu. Permisi” pamitku, lalu berlari kembali kerumah.
Setiap malam, gadis misterius itu selalu datang di mimpiku. Aku semakin penasaran dengan gadis misteri itu. Belakangan ini aku juga dekat dengan Hana. Namun ada yang mengganjal tentang Hana, hana tak pernah ingin disentuh, ia tak pernah menunjukkan di mana rumahnya. Dan anehnya, setiap aku jalan dan berbicara dengan hana, orang-orang seakan menganggapku orang gila. Berbicara sendiri, padahal jelas-jelas aku berbicara dengan Hana. Aku mulai curiga, namun aku masih merasa tak enak pada Hana.
Hari ini, aku berencana untuk mengikuti Hana saat aku mengantarnya ke ujung jalan. Aku mengikutinya secara diam-diam.
Tiba-tiba Hana menghilang. Aku tak tau ke mana ia pergi.
Aku kembali ke rumah, dan menceritakan semuanya ke Ibu. “Jadi, maksud kamu hana itu bukan manusia seutuhnya?” Tanya ibuku. “Entahlah bu. Tapi aku berfikiran begitu” Ucapku
Hari ini Hana tidak muncul, dia seakan menghilang. Semalam gadis misterius di mimpiku tidak menghampiriku di mimpiku semalam. Entah mengapa, aku merasa kalau makhluk mimpiku itu adalah Hana. Batinku sangat yakin dengan hal itu.
Aku mengunjungi tempat kesukaan kami, tapi Hana tidak ada disitu. Aku mengunjungi ujung jalan kemarin, Tapi hana tidak ada juga di situ. Entahlah, seakan ada rasa rindu yang hadir. Aku meneriakkan nama Hana di tempat kesukaan kami.
“Hanaaaaaaa..!!!” Teriakku
Tiba-tiba Hana muncul di sampingku, aku sempat kangen. Aku ingin memeluk Hana, tapi… Hana tidak dapat kusentuh. Hana terlihat sangat pucat. Saat memandang wajah Hana yang biasa ceria, kini pucat pasi, aku merasa takut, mengapa Hana sangat pucat dan anehnya ia tak dapat kusentuh.
“Hana? Apa yang terjadi?” Tanyaku Heran
“Maafkan aku ndre. Aku harus pergi” Ucap hana lalu mengilang sama saat aku melihatnya menghilang kemarin. “Hana? Kau mau ke mana? Hana?! Hana?” Aku terus memanggil nama Hana, namun kali ini ia benar-benar menghilang. Aku mencoba menghubungi nomor teleponnya. Namun tidak dapat dihubungi.
Aku menghabiskan hari ini sendirian di tempat kesukaan kami, mengingat kembali canda tawa kami berdua di tempat ini. Sekarang aku sadar, aku mencintai Hana.
Malam ini, gadis itu kembali muncul di mimpiku. Ya, gadis misterius itu adalah Hana. Hana orang yang kucintai.“Ada apa nak?” Tanya ibuku yang melihatku pulang dengan wajah lesu. “Ibu. Salahkah aku jika mencintai seseorang yang berbeda dunianya dengan kita?” Tanyaku pada ibuku
“Apa maksudmu nak?” Tanya ibuku heran
“Aku mencintai Hana Bu..”
“Lantas kenapa kau bilang mencintai orang yang dunianya berbeda?”
“Benar dugaanku, hana bukan manusia seutuhnya bu. Kini Hana pergi, entah apa alasannya” jelasku sedih
“Ndre. Maaf, aku pergi. Terima kasih telah mencintaiku. Kini, aku bisa pergi dengan tenang.”
“Apa maksudmu Na?” Tanyaku bingung
“Aku telah meninggal 6 bulan yang lalu, tapi arwahku tak dapat pergi dari dunia ini. Hingga suatu hari aku melihatmu. Aku tertarik denganmu, aku heran, ternyata kau bisa melihatku. Aku mulai mendekatimu. Aku hadir di setiap mimpimu. Sekarang, Tuhan seakan sudah memberi jalan untuk arwahku pergi. Lupakan aku Ndre. Selamat tinggal” Hana pergi dan lenyap,
“Hanaaaaaa!!”
“Bangun nak, istigfar” ucap ibuku membangunkanku
“Astagfirullahhaladzim” Ucapku
END
Cerpen Karangan: Aisyah maya putry
Facebook: Aisyah Maya Putry Aisyah
Cerpen Hana, Gadis Misterius di Mimpiku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

Komentar